Connect with us

Menulis adalah kegiatan dokumentasi kekayaan intelektual

Berita

Menulis adalah kegiatan dokumentasi kekayaan intelektual

Menulis adalah kegiatan mengekspresikan pikiran, keinginan, serta harapan yang dituliskan didalam sebuah media. Sejak era masa lampau, kegiatan menulis merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mendokumentasikan segala kegiatan setiap manusia dan berusaha mewariskan kekayaan intelektual kepada generasi berikutnya. Menulis adalah sebuah keterampilan, jadi menulis adalah proses yang berjalan dengan dilatih secara kontinyu. Berbicara tentang menulis, pada saat pelajaran Sosiologi di kelas XI IPS SMA Galuh Handayani Surabaya, terdapat kegiatan budaya menulis yang diagendakan oleh Guru pengampu mata pelajaran Sosiologi. Media yang dipakai dalam kegiatan menulis yaitu bertema MULTIKULTURALISME, MASYARAKAT MADANI, DAN ETNOSENTRISME. Pembelajaran dilaksanakan dengan Metode Pembelajaran Kooperatif tipe Group Discussion yang berisi tentang satu tema.

Tema pembelajaran dibagikan dengan cara memberikan kesempatan siswa untuk mengundi nama tema pembelajaran. Terpilihlah ketiga tema dengan tiga kelompok. Kelompok tersebut mendapatkan tugas untuk mengembangkan sebuah tema menjadi tulisan yang berisi tentang MULTIKULTURALISME, MASYARAKAT MADANI, ETNOSENTRISME. Media Belajar yang mendukung aktifitas menulis siswa yaitu Buku Paket Sosiologi Kelas XI IPS, Kertas Tempel, dan Stereoform berwarna-warni.

Tulisan Tema Multikulturalisme menggambarkan keadaan masyarakat Indonesia yang Heterogen, bersatu dan mempunyai identitas khas dimasing-masing daerah. Tulisan tema Multikulturalisme juga menyertakan pendapat para ahli seperti W.J.S Poerwadarminta tentang pandangan mengenai masyarakat yang multi-etnik. Tulisan tema masyarakat Madani merupakan tulisan yang digambarkan oleh anak-anak sebagai identitas masyarakat Indonesia yang berbudaya madani, guyup, rukun dan bersatu. Masyarakat Madani Indonesia juga digambarkan oleh anak-anak sebagai pandangan hidup manusia Indonesia dalam memahami masyarakat dan budaya secara luas dan tematis. Kegiatan Menulis tentang Etnosentrisme adalah tulisan kelompok ketiga yang menggambarkan tentang dampak negative adanya kesukuan, keadatan, serta keetnikan.

Keadaan terlalu bangga atau terlalu melebihkan sebuah suku bangsanya sendiri ternyata menimbulkan dampak yang tidak baik dalam menjaga keutuhan NKRI. Pandangan kaum etnosentrisme yaitu menilai budaya masyarakat lain dengan standart pedoman budayanya sendiri. Sebuah hal yang harus dijadikan pembelajaran bahwa hidup bernegara yaitu bukan tentang suku yang dominan atau agama yang dominan, tetapi adalah sikap saling toleransi, memahami sesama, dapat hidup berdampingan serta yang paling penting tidak menjadikan standart kesukuan/identitasnya untuk dijadikan penilaian kelompok masyarakat yang lain.

Pembelajaran dilanjutkan dengan presentasi masing-masing kelompok dan terlaksana dengan lancar, baik dan menyenangkan. Anak-anak tampak gembira setelah proses pembelajaran berlangsung. Pembelajaran Sosiologi kali ini menjelaskan kepada kita semua bahwa hidup berdampingan sebagai warga negara yang baik adalah sebuah kewajiban yang wajib dijunjung tinggi oleh setiap elemen masyarakat Indonesia.

Menulis adalah kegiatan mengekspresikan pikiran

Menulis adalah kegiatan mengekspresikan pikiran

kegiatan menulis merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mendokumentasikan

kegiatan menulis merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mendokumentasikan

oleh

Mukhamad Yunus Priambodo., S.Pd., Gr

Guru Mata Pelajaran Sosiologi SMA Galuh Handayani Surabaya

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita

Berita terkini

Trend

Berita

FIELDTRIP to MONJAYA

By November 17, 2017

Sumber Belajar

Dampak gunung krakatau yang mendunia

By Oktober 19, 2017

Sumber Belajar

Gunung Agung

By Oktober 19, 2017

Sumber Belajar

Gunung di Indonesia

By Oktober 19, 2017
To Top