Connect with us

FIELDTRIP to MONJAYA

Berita

FIELDTRIP to MONJAYA

FIELDTRIP to MONJAYA

Pada pagi itu tanggal 9 November 2017 kami beserta semua anak didik kami di SD Galuh Handayani berkesempatan untuk melakukan fieldtrip di Monjaya (Monumen Jalesveva Jayamahe), Surabaya. Jalesveva Jayamahe adalah semboyan dari TNI AL yang berarti “dilaut kita Berjaya”. Kami berangkat pukul 07.30 bersama sama naik bus Akas. Dalam  fieldtrip ini selain bersifat untuk belajar mengenal lingkungan di luar sekolah, fieldtrip ke Monjaya ini juga bertujuan untuk mengenal sejarah perjuangan bangsa dan kekuatan bangsa Indonesia. Perjalanan ini adalah pengalaman yang sangat menarik bagi anak didik kami karena ini adalah kesempatan yang luar biasa dimana anak didik kami semua bisa berkenalan dengan bapak Tentara TNI AL, melihat kapal-kapal perang Indonesia, dan  naik ke KRI Rencong 622

.

Pada awal kedatangan, kita diberhentikan pada pos penjagaan guna memenuhi persyaratan  kunjungan yang harus kami penuhi. Setelah itu datanglah Bapak Achmad  sebagai pemandu fieldtrip kami selama berada di Monjaya. Setelah  masuk Pos penjagaan kami dipandu Pak Achmad  memasuki kompleks wilayah Koarmatim. Didalam  perjalanan Pak Ahmad menjelaskan beberapa kantor yang ada didalam Kompleks Koarmatim. Misalnya kantor Hukum, Mess bagi par TNI AL, Gudang Persenjataan, gudang bahan bakar, dll.

Setelah melewati beberapa kantor dan gedung, itu kami diberhentikan di sebuah kapal yang bernama KRI Rencong 622. Kami diberi kesempatan untuk naik ke Kri Rencong. Disitu kami perkenalkan apa saja yang ada di dalam KRI Rencong. Kami pun tidak melewatkan moment tersebut. Kami berfoto bersama seluruh murid-murid SD Galuh Handayani. selanjutnya kami melanjutkan perjalanan menuju ke Monumen Jalesveva Jayamahe.

Di awal pintu masuk monumen  kami disambut dengan sebuah gong raksasa yang bernama Gong Kyai Tentrem. Gong ini berbahan kuningan berlapis anti karat. Berat dari gong ini 2,2 ton, dan berdiameter 6m. Gong ini dibuat oleh para perajin rumahan dari Bantul, Yogyakarta.

Setelah melewati gong Kyai Tetrem barulah kami tiba di Patung Jalesveva Jayamahe. Patung raksasa yang berbentuk seorang prajurit TNI yang memakai seragam lengkap sejatinya adalah sebuah mercusuar. Pembuat monumen ini adalah orang yang sama pematung Garuda Wisnu Kencana, Bali, Nyoman Nuarta. Bentuk patung Monjaya adalah serupa potret seorang prajurit TNI yang memakai seragam  lengkap sedang menatap ke laut. Patung setinggi 31 meter ini berdiri diatas sebuah gedung yang juga tinggi, 29 meter. Proyek bangunan yang digarap selama kurang lebih 6 tahun ini diresmikan oleh Ir. Soeharto yang saat itu masih berpangkat presiden. Sebelum diberi kesempatan untuk naik ke atas menara, kami disuguhi putaran film dokumentasi dan aksi heroik prajurit TNI Angkatan Laut Republik Indonesia. Kami serentak  tergugah rasa nasionalisme saat melihat ini semua. Pelajaran yang sangat berharga untuk para siswa SD Galuh Handayani.

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita

To Top